Maret 2019 | SMA Sains Al-Qur'an

Selasa, 12 Maret 2019

SMA SAINS AL-QUR’AN WAHID HASYIM BERPRESTASI INTERNASIONAL

smasains



Alhamdulillah, menjelang  peringatan Hari Santri 2019, SMA Sains Al-Qur'an Yayasan Pondok Pesantren Wahid Hasyim Yogyakarta kembali mempersembahkan prestasi membanggakan, dalam berbagai kompetisi olimpiade  Internasional Pertama, memperoleh penghargaan:

1. Silver Medal untuk Tim Energia
2. Bronze Medal untuk Tim Piscovery

Dalam ajang International Young Inventors Award (IYIA) 2019 atau ajang bagi para inovator muda yang diselenggarakan oleh Indonesian Innovation and Invention Promotion Association (INNOPA)  8-12 Oktober 2019 di Jakarta, Indonesia.

Terima kasih kami haturkan kepada Bapak Pengasuh Pondok Pesantren Wahid Hasyim bapak KH. Jalal Suyuthi, S.H. dan Ibunda Hj. Nelly Umi Halimah Jalal beserta keluarga atas segala bimbingan, motivasi , doa dan dukunganya,  terima kasih juga kepada seluruh bapak dan ibu guru,  pembimbing, civitas akademika SMA Sains Al-Qur'an, keluarga besar Pondok Pesantren Wahid Hasyim Yogyakarta dan juga para wali santri. Jazakumullah ahsanal jaza.

Inovasi tim pertama yakni Aplikasi Energia. Energia merupakan platform crowdfunding untuk mendanai proyek-proyek listrik energi terbarukan di Indonesia. Crowdfunding merupakan penggalangan dana berbasis masyarakat dengan menghubungkan pemilik proyek dan investor. Kami mengembangkan aplikasi ini berawal dari sulitnya akses permodalan proyek energi terbarukan di Indonesia melalui institusi finansial yang ada, oleh karena itu diperlukan alternatif sumber pendanaan salah satunya dengan melibatkan masyarakat melalui skema crowdfunding.

Inovasi tim kedua kami adalah Aplikasi Piscovery. Aplikasi ini berfungsi untuk mendeteksi, mengobati dan memantau kondisi Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD)/Gangguan Stres Paska Trauma dengan menggunakan sistem telemedicine/pengobatan jarak jauh menggunakan teknologi. PTSD merupskan kondisi kesehatan mental seseorang yg terpengaruh akibat mengalami atau menyaksikan kejadian traumatik, seperti bencana alam, kekerasan fisik atau seksual, bullying, dan lain-lain. Kami mengembangkan aplikasi ini karena masyarakat Indonesia memiliki risiko tinggi terkena PTSD. Sehingga kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat akan penyakit ini sehingga dapat dideteksi dan diobati lebih awal dan mudah. Tim Piscovery terdiri dari Sofia, Assyfa, Azifa, Arina, Dinda, dan Aini. Tampak mereka sedang presentasi di hadapan juri dan menjelaskan ke beberapa pengunjung stand mereka.

Sekitar 250 tim dari 18 negara berkompetisi dalam ajang International Young Inventors Awards 2019 di Jakarta. 10 tim terpilih dari berbagai negara diberi kesempatan untuk menampilkan budaya tradisional daerah masing-masing. 12 delegasi kami dari SMA Sqains Al-Qur'an diminta menjadi salah satunya. Kami terpilih untuk merepresentasikan budaya Yogyakarta dan Indonesia. Kami menampilkan serangkaian pertunjukan, sinden, tari tradisional kreasi Jawa, pembacaan puisi dan pencak silat. Tak disangka, penampilan kami mendapat sambutan yg meriah dan menjadi pengalaman yg tak terlupakan!

Sabtu, 02 Maret 2019

Kunjungan Edukasi Internasional SMA Sains Al-Qur'an Pondok Pesantren Wahid Hasyim

Admin



Dalam rangka memastikan dan memberikan kesempatan lebih besar bagi setiap siswa di SMA Sains Al Qur'an Wahid Hasyim untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri, SMA Sains Al-Quran terus memperluas jaringan. Disamping setiap siswa disiapkan secara intensif (Spiritual, emotional and knowladge ) untuk melanjutkan perguruan tinggi luar negeri sesuai dengan kompetensi unggul yang dibutuhkan (matematika, bahasa inggris/asing, potensi akademik, dll).



       SMA Sains Al-Qur'an terus meluaskan jaringan salah satunya lewat International Educational Visitation. Pada tanggal 20 Februari 2019, Alhamdulillah rombongan SMA yg terdiri atas 4 pengelola dan 6 perwakilan siswa diterima dengan sangat hangat dan sangat baik dalam  kunjungan edukasi ke USIM (Universitas Sains Islam Malaysia) dan IIUM (International Islamic University of Malaysia). Dalam kunjungan tersebut dikemukakan bahwa lulusan SMA Sains Al-Qur'an, dengan kompetensi Program unggulannya, meliputi Penanaman Ahlaqul Karimah, Tahfidzul Quran, Penguasaan kajian keislaman pesantren, Penguasaan Sains teknologi dan Bahasa Asing, sangat ditunggu dan diharapkan dapat melanjutkan studi pada universitas tersebut. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Dr. Muhammad Aunurrochim selaku Deputy Director USIM dan Dr. Nabilah Ramli selaku Head of Internalisation and Global Network  Kulliyyah of Engineering IIUM yang didampingi Dr. Ricca Rahman Nasaruddin dari Department of Biotechnology Kulliyyah of Engineering IIUM. 




Adapun beberapa Agenda dalam kunjungan tersebut meliputi pengenalan kampus melalui ramah tamah pengelola, penjelasan terkait overview visi dan misi, profil dan berbagai fakultas serta jurusan yang ada, penjelasan terkait berbagai prestasi yg telah diraih. Selanjutnya  dijelaskan terkait timeline, jalur dan syarat pendaftaran dan beasiswa guna mendukung dan memotivasi siswa dalam melanjutkan pendidikan perguruan tinggi. Selain itu, seluruh delegasi juga berkesempatan untuk diperkenalkan dengan berbagai fasilitas kampus termasuk sistem modern perpustakaan serta kunjungan laboratorium untuk dijelaskan terkait  topik penelitian yang sedang dilakukan. International Educational Visitation ini sangat dimanfaatkan oleh perwakilan siswa yang ikut. antusisasme tinggi mereka perlihatkan lewat memperhatikan dan aktif memberikan tanggapan maupun pertanyaan .




Dengan adanya kegiatan tersebut siswa secara lebih jelas mampu melihat tantangan, peluang dan persaingan yang ada sehingga harapanya mampu memotivasi dan menyulut semangat para siswa. Sehingga terwujud cita cita emas siswa dan generasi bangsa yang beriman, berilmu, berakhlak mulia , berdedikasi dan berdisiplin tinggi.